SMARTCITY - Beranda

15 Jan 2020

3,553,670

Jumlah Penduduk
15 Jan 2020

1,185,387

Jumlah Data Keluarga
16 Jan 2020

2,447,397

Jumlah Wajib KTP-el
16 Jan 2020

1,208,490

Jumlah Anak Usia 0-18 Tahun

1,084,568

Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran Usia 0-18 Tahun

Statistik Pengunjung Puskesmas

11 Jul 2020

0

Jumlah Pengunjung PerHari
11 Jul 2020

37.445

Jumlah Pengunjung Per Bulan
11 Jul 2020

886.719

Jumlah Pengunjung Per Tahun

Pengumuman Terkini

2020-07-10 09:10:28 Tenjolaya dan Margaasih, Tangguh Covid-19
    Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu dan Desa Margaasih Kecamatan Margaasih, didaulat menjadi wakil dalam lomba Kampung Tangguh Nusantara Covid-19 tingkat Polda Jabar.   Tenjolaya dan Margaasih, yang ada di wilayah otonom Kabupaten Bandung itu, masuk dalam dua wilayah hukum yang berbeda. Di mana desa pertama masuk ke dalam wilayah Polresta Bandung, sedangkan desa kedua berada di wilayah Polres Cimahi.   Adapun kriteria penilaian tangguh dalam lomba itu, bukan hanya pada pene...........

Media Promosi

News Update

Beach
Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu dan Desa Margaasih Kecamatan Margaasih, didaulat menjadi wakil dalam lomba Kampung Tangguh Nusantara Covid-19 tingkat Polda Jabar.   Tenjolaya dan Margaasih, yang ada di wilayah otonom Kabupaten Bandung itu, masuk dalam dua wilayah hukum yang berbeda. Di mana desa pertama masuk ke dalam wilayah Polresta Bandung, sedangkan desa kedua berada di wilayah Polres Cimahi.   Adapun kriteria penilaian tangguh dalam lomba itu, bukan hanya pada penerapan protokol kesehatan saat covid-19 mewabah saja. Namun juga tangguh di bidang ketahanan pangan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pemberdayaan masyarakat, kepedulian sosial dan aspek-aspek lainnya.   Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan menyebut, penilaian dilakukan oleh tim independen dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung.   “Kami memutuskan Kampung Tohaga Tenjolaya Sabilulungan Mantap, sebagai Juara Pertama Tingkat Polresta Bandung, dan akan kita perlombakan di tingkat Polda Jabar,” ujar Kapolresta di Soreang, Kamis (9/7/2020).   Hendra menguraikan, Tenjolaya sudah menyiapkan rumah isolasi bagi mereka yang ada gejala covid-19, meskipun sampai saat ini semua warganya negatif.   "Selain itu di berbagai sudut kampung, kita lihat disediakan tempat cuci tangan, masyarakat pun bermasker saat keluar rumah. Pola hidup sehat yang diterapkan di masyarakat, sangat mendukung AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru),” tutur Hendra.   Sementara dari aspek ketahanan pangan dan pemberdayaan warga, ia mengapresiasi peran salah satu tokoh masyarakat di Desa Tenjolaya. Atas binaan tokoh itu, petani diberdayakan dari mulai pola tanam hingga pemasaran, sehingga hasil pertaniannya bisa tembus ke Bandung dan Jakarta Raya.   “Pak Tigor asal Jakarta, menunjukkan kepedulian kepada warga, dengan memberikan motivasi dan membina para petani. Terima kasih atas pengabdiannya di desa ini, semoga pola yang sama bisa diaplikasikan di desa-desa lainnya. Sehingga kesejahteraan rakyat bisa meningkat,” imbuhnya.   Sementara itu Kapolres Cimahi AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki menyampaikan, ketangguhan Lembur Tohaga Lodaya Sabilulungan Melawan Covid-19 di RW 19 Desa Margaasih Kecamatan Margaasih, tampak dari kekompakan warga yang telah tumbuh sejak lama. Pada tahun 2001 warga secara sabilulungan membangun sumur artesis.   Selain itu, Lembur Tohaga sudah memiliki bank sampah yang dikelola pengurus RT, di mana hasil penjualannya digunakan untuk membayar listrik penerangan jalan. Warga juga sudah mengembangkan apotek hidup dan menanam lele sebagai simbol ketahanan pangan.   Saat corona mewabah, bebernya, banyak kegiatan yang diinisiasi warga. Antara lain melakukan lock down untuk mencegah penyebaran virus, membentuk dapur shodaqoh, menyiapkan rumah karantina bila ada warga yang terpapar dan juga tempat pemulasaraan jenazah dengan standar penanganan pasien covid-19.   “Ini peran ketua RW 19 Pak Nandang Supriatna, sebagai pensiunan LIPI, pengalamannya dibaktikan untuk memberdayakan dan mendapat dukungan warga. Sehingga kesiapsiagaan warga, dalam menghadapi berbagai kondisi sungguh luar biasa. Semoga pilot project kami ini bukan hanya menjadi juara di tingkat Polda Jabar, namun bisa memotivasi desa lainnya,” beber Yoris.   Situasi yang tengah dihadapi saat ini, menurut Bupati Bandung H. Dadang M. Naser akan sangat lama. Status kewaspadaan covid-19 Kabupaten Bandung yang sempat berada di zona biru, secara dinamis menjadi kuning.   “Virus corona tidak akan hilang selama manusia hidup. Misalkan saat ini vaksin ditemukan, baru bisa digunakan pada manusia satu atau dua tahun mendatang. Status kita menjadi kuning lagi, karena memang ada tambahan pasien warga kita, yang terpapar di luar daerah. Jaga terus kewaspadaan kita, jangan sampai lengah,” imbuh Bupati Dadang Naser.   Kewaspadaan, ucap Kang DN panggilan akrab bupati, harus dijaga melalui kedisiplinan. Antara lain bermasker saat keluar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak saat berinteraksi sosial. “Saat ini kita menjalani AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru). Namun jangan terjebak euforia, apalagi sampai memadati tempat-tempat wisata atau berkerumun tanpa menghiraukan protokol kesehatan. Jaga kesehatan, jaga imun, kuatkan iman, Insyaa Allah aman, Aamiin,” pungkas Kang DN.   Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu dan Desa Margaasih Kecamatan Margaasih, didaulat menjadi wakil d
Selengkapnya
Beach
Terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Bandung Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Insentif Pajak Daerah, meningkatkan pendapatan daerah tahun ini melampaui capaian tahun sebelumnya. Pendapatan daerah per tanggal 30 Juni 2019 mencapai sekitar Rp. 205 miliar, sedangkan per tanggal yang sama tahun 2020 mencapai sekitar Rp. 226 miliar, atau terdapat kenaikan sekitar Rp. 21 miliar atau 10%. Insentif pajak berdasarkan perbup itu, meliputi antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Di mana PBB di bawah Rp. 500 ribu digratiskan, sementara di bawah Rp. 5 juta mendapat pengurangan sebesar 50%. Pengurangan juga berlaku pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yaitu sebesar 15%, pengurangan pajak restoran sebesar 50%, dan masing-masing pengurangan sebesar 30% pada pajak hotel dan reklame. Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengungkapkan, sejak covid-19 mewabah di Indonesia awal Maret lalu, pemerintah provinsi melakukan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) atas BPHTB. Pemerintah pusat juga telah memotong DAU (Dana Alokasi Umum) dan DAK (Dana Alokasi Khusus) daerah untuk percepatan penanggulangan pandemi global itu. “Dengan pengurangan dan potongan karena wabah itu, tahun ini kami akan kehilangan Rp. 1,2 triliun. S Solusi dicari agar keuangan daerah tetap stabil, di antaranya melalui insentif pajak dengan terbitnya perbup ini. Kami bisa membuktikan pendapatan daerah tidak jatuh, bahkan melampaui capaian tahun lalu,” ungkap Bupati Dadang Naser di Rumah Jabatannya di Soreang, Kamis (9/7/2020). Tahun-tahun sebelumnya, lanjut bupati, hanya 40% dari wajib pajak sektor PBB, membayar kewajibannya. Dengan diluncurkannya insentif pajak, kesadaran warga untuk membayar pajak meningkat hampir 100%. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh wajib pajak Kabupaten Bandung, yang telah merespon program tersebut. “Ini strategi Sabilulungan pemerintah bersama masyarakat, dalam rangka menjaga stabilitas keuangan daerah. Kami akan terus memotivasi jajaran perangkat daerah untuk kreatif dan inovatif, dalam memunculkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara luas,” imbuh bupati. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Usman Sayogi mengatakan, program insentif yang digulirkan pihaknya itu, memunculkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak. “Secara tidak langsung, masyarakat mengapresiasi program ini, memanfaatkan momentum dengan membayar pajak. Bahkan banyak pihak yang menginginkan agar program ini diperpanjang waktunya,” ucap Kepala Bapenda. Selain warga, sebut Usman, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (INI-IPPAT) Kabupaten Bandung, juga menghendaki hal yang sama. “Selanjutnya juga ada respon dari DPRD, agar program ini dilanjutkan. Kami akan mengkaji permintaan ini melalui aturan, tentunya dengan mempertimbangkan anggaran dan berkonsultasi dengan DPRD,” imbuh Usman Sayogi. Ketua Pengurus Daerah INI-IPPAT Kabupaten Bandung Tantri Sulistyo Widarti, mengapresiasi kebijakan daerah tersebut. Menurutnya, program itu bisa membantu masyarakat di tengah pandemi yang hingga kini belum usai. “Pada bulan Maret dan April, baik sebagai notaris maupun PPAT, transaksi kami turun drastis. Dengan adanya kebijakan ini, transaksi pun meningkat. Baik itu transaksi akta jual beli, hibah, pelepasan notaris, akta tukar menukar dan lain-lain,” tutur Tantri. Pihaknya pun dengan semangat, mensosialisasikan program ini kepada kolega-koleganya. Ia menyebut, kepengurusan INI-IPPAT kewilayahan dan juga rekan-rekannya di luar Kabupaten Bandung sangat mengapresiasi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tersebut. “Mereka bahkan agak iri dengan adanya kebijakan ini. Untuk itu, mengingat pandemi ini masih berlangsung, kami meminta waktu penerapan kebijakan yang berakhir tanggal 30 Juni itu diperpanjang. Senada dengan Tantri, Agus Ketua RW 03 Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang juga menghendaki hal yang sama. “Kami sudah mengetahui informasi insentif PBB ini. Namun banyak warga kami saat ini, masih terdampak ekonomi akibat corona. Bila keinginan kami dikabulkan, Insya Allah warga kami akan berbondong-bondong melunasi PBB 2019, untuk mendapatkan manfaat PBB gratis 2020,” ujar Agus. Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan   Terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Bandung Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Insentif Pajak Dae
Selengkapnya
Beach
Sampai 8 Juli 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menggelar rapid test di sejumlah pasar. Hal tersebut merupakan upaya mencegah munculnya klaster baru covid-19 di Kabupaten Bandung.   “Sampai kemarin, kami telah melakukan rapid test di 16 pasar. Dari 2.107 peserta rapid, diketahui sebanyak 193 hasilnya reaktif. Tapi ketika dilakukan Swab / PCR Test, Alhamdulillah 186 negatif dan sisanya masih menunggu hasil lab,” ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).   Grace melanjutkan, selama beberapa hari kedepan pihaknya akan melakukan rapid test di tiga pasar lainnya. Yakni Pasar Arjasari dan Niagara di Kecamatan Majalaya pada Kamis (9/7), sementara Pasar Patrol Kecamatan Kutawaringin akan diselenggarakan pada hari senin (13/7).   “Tidak hanya pedagang, kami juga akan melakukan rapid kepada 9.418 anggota KPU dan Bawaslu, yang akan dilakukan dalam tiga hari yakni Kamis, Jumat dan Senin. Jika dijumlahkan, maka total rapid yang telah kami lakukan sekitar 18.000,” jelasnya.   Sedangkan untuk capaian PCR test, hingga 8 Juli 2020, Dinkes Kabupaten Bandung telah mengambil 4.095 sample. “Dengan hasil 3.060 negatif, 43 positif, dan 992 menunggu hasil lab,” urai Grace.   Kedepannya, Grace juga berencana melakukan rapid test di sejumlah tempat keramaian, misalnya mall dan sekolah.   “Untuk sekolah dan pesantren, kami akan memberikan sosialisasi dan edukasi terlebih dahulu tentang penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan pengecekan suhu tubuh. Jika suhunya melampaui 37,5 baru akan kami lakukan rapid,” jelas kadinkes.   Lebih dalam, dirinya memaparkan, per 9 Juli 2020 jumlah positif covid-19 di Kabupaten Bandung mencapai 124 dengan kasus aktif sebanyak 25, sembuh 94 dan meninggal 5 orang.   “Adapun peningkatan angka kasus tersebut dikarenakan klaster baru, yakni 30 nakes (tenaga kesehatan) asal Kabupaten Bandung yang bekerja di Puskesmas Kota Bandung,” imbuh kadinkes.   Sementara untuk menangani pasien yang terpapar, pihaknya juga telah menyediakan ruang isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK), Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah.   “Dari data terakhir, BLK telah merawat total 70 pasien. Alhamdulillah 58 telah dinyatakan sembuh dan selesai isolasi, dan 12 pasien masih dalam proses isolasi,” pungkasnya.     Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan       Attachments area       Sampai 8 Juli 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung melal
Selengkapnya
Beach
Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam penggerak roda perekonomian. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengajak unsur pentahelix (birokrasi, komunitas, akademisi, pengusaha, dan media) untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka memulihkan kembali perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bandung. “Kami berharap, sinergitas ini dapat membantu pemerintah daerah dalam membangkitkan kembali pariwisata. Karena pariwisata merupakan sektor strategis yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah,” ungkap Bupati Bandung H. Dadang M Naser di sela – sela acara Rapat Koordinas (Rakor) Pemasaran Pariwisata semester I dan II di Grand Sunshine, Soreang, Rabu (8/7/2020). Selain membuka kembali objek wisata, pihaknya juga tengah menyusun strategi untuk kembali mempromosikan industri budaya di Kabupaten Bandung. Pasalnya, selama pandemi covid-19, hampir semua aktivitas budaya lumpuh total. “Industri budaya mesti diapresiasi, salah satunya dengan perhelatan gelar budaya. Sementara untuk menarik perhatian masyarakat, kami akan menghadirkan para pelaku UMKM yang menyajikan berbagai produk, baik kuliner, fesyen maupun kerajinan tangan,” jelas Dadang. Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung H. Marlan menuturkan, wabah covid-19 telah berdampak pada penurunan perekonomian nasional, hingga 3%. “Alhamdulillah karena adanya insentif, capaian PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) mengalami peningkatan dari biasanya. Kami berharap, capaian ini tidak mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung secara signifikan,” ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha menjelaskan, menurut Travel & Tourism Competitiveness Index (CCTI), saat ini aspek health and hygiene Kabupaten Bandung menduduki peringkat ke 102 dari 140 negara. Sedangkan aspek safety and security berada ditingkat 80 dari 140 negara. “Mengingat tantangan yang sedemikian besar, kita perlu membangun komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan kepariwisataan dan kebudayaan. Sinergitas yang terjalin ini diharapkan jadi sebuah ikhtiar bersama dalam rangka Gerakan Sabilulungan Bangkitkan Pariwisata dan Budaya atau kita singkat menjadi  Raksa Hitaya,” jelasnya. Sementara dari unsur media, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung H. Rahmat Sudarmaji mengatakan, kekuatan pembangunan suatu pemerintahan perlu mendapat dukungan dari semua elemen, termasuk peran media. “Konsep pembangunan pentahelix sudah sangat tepat diterapkan dalam membangkitkan lagi sektor yang terpuruk saat pandemi. Dari sisi media sendiri, Dewan Pers telah mewanti-wanti konten berita. Dimana berita yang dibuat harus mengedukasi dan jangan sampai membuat kepanikan publik atau bahkan sensasional,” ucap Rahmat. Sebagai tindak lanjut dari MoU lima unsur tadi, lanjutnya, dalam waktu dekat PWI akan menggelar lomba karya jurnalistik dan lomba foto tentang kepariwisataan. "Diharapkan dengan karya-karya jurnalistik ini bisa menjadi referensi, kalau destinasi wisata di Kabupaten Bandung, nyaman dan aman untuk dikunjungi, sehingga pemulihan ekonomi sektor pariwisata cepat tercapai," pungkasnya. Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam penggerak roda perekonomian. Maka dari itu, P
Selengkapnya